Sejumlah Tips Untuk Menurunkan Berat Badan Yang Efektif

Setiap orang yang pasti menginginkan berat badan yang ideal dan bentuk tubuh ramping. Sayangnya, karena pola makan yang tidak sehat dan pola hidup yang tak baik, seseorang mengalami kenaikan berat badan secara drastis. Kalau berat badan sudah naik, ini sangat sulit buat diturunkan kembali.

Tapi Anda nggak usah khawatir. Kami melansir dari beberapa Laman Tips kesehatan, ada beberapa cara mudah untuk menurunkan berat badan. Cara tersebut salah satunya adalah konsumsi buah apel secara rutin setiap hari tepatnya saat pagi dan malam hari.

Mengonsumsi Buah Apel Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan

Para peneliti di University of East Angalia menyebutkan jika buah apel mengandung kandungan nutrisi berupa flavonoid. Kandungan inilah yang dipercaya bisa menurunkan berat badan secara ilmiah setiap harinya. Tak hanya membantu menurunkan berat badan, kandungan flavonoid ini juga bermanfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu mencegah kerusakan sel dalam tubuh, sebagai antioksidan dan mencegah risiko berbagai penyakit mematikan salah satunya kanker.

Studi lain yang diterbitkan di Jurnal Kesehatan di Inggris disebutkan jika orang-orang yang rutin mengonsumsi buah apel atau makanan lain dengan kandungan flavonoid di dalamnya memiliki berat badan ideal dan bentuk tubuh proporsional. Tentunya, ini juga diimbangi dengan pola hidup sehat lain seperti memiliki istirahat cukup, olahraga cukup dan menghindari makanan berlemak tinggi.

Sementara itu, penelitian yang dilakukan di Institute of Food Research oleh Dr Paul Kroon menyebutkan jika kandungan flavonoid banyak ditemukan pada buah apel atau teh. Manfaatnya tak hanya menurunkan berat badan secara perlahan, tetapi juga bisa meningkatkan massa tubuh bagi mereka yang terlalu kurus atau mengalami anoreksia.

Dengan Minum Kopi Berat Badan Lebih Mudah Turun

Kopi menjadi salah satu minuman paling diminati oleh hampir semua orang di dunia. Rasa dan aromanya yang khas, membuat kopi menjadi minuman favorit. Nutrisi yang terkandung di dalam kopi yang mengagumkan buat kesehatan juga menjadikan kopi sebagai minuman paling diminati di seluruh dunia.

Melansir dari laman healthline.com, kafein yang terkandung di dalam kopi bermanfaat membantu menurunkan berat badan. Kandungan kafein ini juga bermanfaat menurunkan risiko kanker, kolesterol hingga diabetes. Dengan catatan, kopi dikonsumsi tanpa gula dan dikonsumsi dalam porsi yang tepat.

Dalam sehari batas konsumsi kafein maksimum adalah 150 miligram per harinya. Dalam satu cangkir kopi sendiri bisa mengandung kafein sebanyak 50 hingga 200 miligram. Jadi kita harus pandai-pandai menentukan seberapa banyak kopi yang boleh kita minum dalam seharinya.

Lantas, kenapa kafein pada kopi bisa membantu menurunkan berat badan? Para ahli menyebutkan jika kafein bisa meningkatkan sistem metabolisme tubuh dan membantu tubuh membakar kalori yang masuk dengan lebih baik. Kafein juga bisa menangkal rasa kantuk dan membuat tubuh memiliki asupan energi lebih banyak. Dengan waktu tidur cukup dan gerak tubuh cukup pula, tubuh bisa terhindar dari risiko kegemukan atau obesitas.

Peneliti percaya jika mengonsumsi kopi bisa menekan nafsu makan. Tidak sedikit ahli yang menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kopi bisa menekan nafsu makannya dengan lebih baik dibandingkan orang-orang yang tidak minum kopi. Saat nafsu makan ditekan dengan baik, ini bisa mempercepat proses penurunan berat badan.

Diet Karbohidrat, Cara Turunkan Berat Badan Cepat 5 Kg dalam Sebulan

Saat ini ada banyak metode atau cara diet yang bisa diterapkan semua orang, tinggal menyesuaikan kondisi tubuh dan seperti apa orang menginginkan berat badan mereka diturunkan. Mulai dari diet karbohidrat, diet protein, diet keto, diet vegan, diet mediterania dan lain sebagainya. Jika bicara tentang metode diet, maka kita tidak bisa menyingkirkan diet yang banyak dilakukan orang saat ini, yaitu diet karbohidrat.

Secara umum, dilansir dari Women’s Health, aturan diet karbohidrat adalah membatasi konsumsi karbohidrat, terutama karbohidrat sederhana seperti gula, permen, makanan yang terbuat dari tepung terigu dan beras putih. Bahkan beberapa makanan sehat namun tinggi karbohidrat seperti buah mangga, pisang, jagung, ubi, dan kentang perlu dihindari karena tinggi karbohidrat.

Tentu saja dengan menerapkan diet karbohidrat, berat badan akan lebih mudah turun karena tubuh yang semula menggunakan karbohidrat yang masuk ke tubuh untuk diubah menjadi energi, akan beralih menggunakan lemak tubuh yang disimpan untuk diubah menjadi energi. Lama kelamaan, tubuh akan mengalami penurunan berat badan akibat berkurangnya lemak tubuh.

Umumnya, orang akan beralih dengan makan lebih banyak protein dan makanan berserat untuk bisa mengimbangi kehilangan karbohidrat yang dialami tubuh. Satu hal yang perlu dipastikan adalah, bukan hanya menghindari segala macam makanan tinggi karbohidrat, tapi juga menjaga keseimbangan kebutuhan nutrisi harian agar diet tidak menyebabkan tubuh lemas dan malah berakibat buruk.

Karena karbohidrat adalah sumber makanan utama yang dibutuhkan tubuh, tentu saja kita tidak bisa menyingkirkan kebutuhan karbohidrat setiap harinya. Bahkan jika kita ingin mengubahnya dengan asupan protein, masih ada beberapa makanan yang secara alami mengandung karbohidrat sehingga akan tetap ada asupan karbohidrat meskipun hanya sedikit.

Satu hal lain yang juga perlu diperhatikan ketika menjalankan diet karbohidrat adalah tetap makan tiga kali sehari, bisa juga ditambahkan dengan waktu makan snack di sela-sela menunggu waktu makan. Hanya saja, yang perlu diawasi adalah jumlah atau porsi makannya.

Jika tertarik menerapkan diet karbohidrat, kamu bisa memulai dengan sarapan satu buah apel, telur rebus dan yogurt. Kemudian disusul dengan waktu snacking dengan makan kacang-kacangan seperti almond dan edamame. Setelah itu, makan siang dengan tumis sayuran dan satu buah jeruk, snacking time lagi dengan minum teh tawar, lalu makan malam dengan makan dada ayam dan tahu yang dikukus.

Kamu juga bisa mencari berbagai menu diet karbohidrat di internet atau mengikuti komunitas diet karbohidrat yang ada di sekitarmu.

Minum Air Putih Sebelum Makan Jamin Turunkan Berat Badan Cepat

Ketika kita menjalankan diet dan ingin menurunkan berat badan, satu hal yang tak boleh ketinggalan selain mengatur pola makan dan olahraga adalah minum banyak air putih. Semua jenis atau metode diet pasti akan menganjurkan banyak minum air putih, kapan pun itu.

Hal ini didukung bukti penelitian dari University of Oxford yang menemukan bahwa ketika orang dewasa minum 16 ons air putih 30 menit sebelum tiba waktu makan, mereka akan makan lebih sedikit kalori selama makan dibandingkan mereka yang tidak minum dulu sebelum makan. Dalam waktu 12 minggu kemudian, mereka berhasil menurunkan 2,6 pound.

Air putih jadi bagian penting di setiap metode diet karena ada banyak alasan yang mendasarinya. Pertama, tubuh terdiri dari cairan, dan air putih digunakan sebagai katalis tubuh untuk membuang zat-zat beracun dan sampah dari dalam tubuh lewat keringat, urin dan tinja.

Kedua, air dibutuhkan untuk menjaga metabolisme tubuh yang lancar, entah itu pencernaan, penyaringan darah, menjaga kelembapan kulit dan lain sebagainya. Ketika tubuh kekurangan cairan, maka akan dehidrasi dan hal ini bisa mengganggu metabolisme.

Ketiga, air putih tidak memiliki kalori namun bisa mengenyangkan perut, dan poin inilah yang bermanfaat untuk mendukung penurunan berat badan. Air putih juga dibutuhkan ketika melakukan metabolisme pembakaran lemak di dalam tubuh. Jadi, daripada makan dan ngemil, akan lebih baik jika kamu memperbanyak minum air putih agar berat badan cepat turun.

Namun kapankah waktu yang tepat agar air putih bisa menjadi cara menurunkan berat badan dengan cepat? Salah satunya adalah menjadikan air putih sebagai ‘makanan’ pembuka.

Caranya, minum satu hingga dua gelas air putih paling tidak setengah jam sebelum makan. Cara ini akan membuatmu kurang lapar, menurunkan nafsu makan sehingga ketika makan, tidak akan makan terlalu banyak atau berlebihan.

Perut akan merasa kenyang lebih dulu sebelum sempat menghabiskan makanan. Dengan menerapkan kebiasaan minum dulu sebelum makan, akan secara alami membuatmu mengurangi porsi makan. Dengan berkurangnya porsi makan, maka akan sedikit kalori yang masuk ke tubuh sehingga tubuh tidak akan sempat mengubahnya menjadi lemak dan ditumpuk di tumbuh.

Jadi, jangan ragu menjadikan air minum sebagai makanan pembuka sebelum makanan utamamu ya!

Hindari 4 Kebiasaan yang Buat Berat Badan Tak Mau Turun Meski Sudah Diet

Pernah merasa sudah diet ketat tapi berat badan tak kunjung turun? Mungkin ada yang salah dengan kebiasaan harianmu, ladies. Dilansir dari Herbeauty.co, ini sekian kebiasaan yang ternyata membuat berat badan tak bisa turun meski sudah diet.

1. Kurang tidur
Penting sekali mendapatkan tidur paling tidak 8 jam per hari. Karena kurang tidur bisa mengganggu metabolisme dan meningkatkan stres. Ketika stres, tubuh akan lebih sulit menurunkan berat badan.

2. Tak pernah sarapan
Meski belum lapar, sebaiknya sarapan. Sarapan menjadi waktu makan paling penting jika ingin menurunkan berat badan karena tubuh membutuhkan energi di pagi hari. Jika tidak, maka gula darah naik dan tubuh akan membakar otot tubuh untuk dijadikan energi.

3. Olahraga sebelum tidur
Sbaiknya olahraga di pertengahan hari awal, yaitu mulai pagi hingga siang. Karena saat diet, tubuh akan lebih banyak membakar lemak di pagi hari dan stres jika dibuat olahraga sore hingga malam hari. Tubuh akan lelah dan lapar sehingga makanan akan disimpan jadi lemak di malam hari.

4. Makan sambil nonton TV
Kebiasaan makan sambil duduk dan nonton program favorit mungkin jadi waktu melepas stres, namun sayangnya ini juga berpotensi menjadi waktu paling berisiko membuatmu makan lebih banyak.

Semoga informasi ini bermanfaat, Amin Ya Alloh Ya Robbal ‘Alamin!

Sumber:
– vemale.com
– facebook.com

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *